Sabtu, 14 April 2012

ISTILAH – ISTILAH DALAM ANDROID



A
ADB – Android Debug Join | adalah alat berbasis text yang diciptakan oleh pengembang Android untuk mempermudah mengelola perangkat Android atau Emulator Android.
adb.exe = bisa di ambil dari sdk (dah contain didlm android sdk)..ada di folder tools, untuk mengetahui fungsi command adb bisa dgn mengetik “adb help”
adb bombard logcat = buat mengetahui proses yg terjadi diandroid, berguna banget saat experiment sporadic rom
APK – Android Package | paket aplikasi android
APPS – Aplikasi
AOSP – Android Open Source Project
AOKP – Android Open Kang Project
Access Point Name (APN) : komputer protokol yang biasanya memungkinkan komputer pengguna untuk mengakses internet dengan menggunakan jaringan telepon selular.
Apps2SD : metode untuk memindahkan/menyimpan aplikasi ke SDcard

B
Beta : disebut juga sebagai versi ujicoba untuk mengetahui kekurangan yang ada pada suatu aplikasi
Bootloop : Suatu kondisi di mana handheld sering mati sendiri, lalu menyala lagi (restart/reboot)
Boot/Booting : proses menghidupkan handheld
Bootloader : gabungan SPL dan IPL yg menjadi dasar dr sebuah device
Bootloader/Recovery Mode : dapat diakses dengan menekan tombol Home + Power. Pada mode ini dimungkinkan untuk melakukan restore firmware pada kondisi awal
BRICK(ed) : kondisi dimana device Android tidak dapat digunakan lagi, akibat kesalahan ketika sporadic Firmware dan/atau karena kerusakan fis

C
CF-Root – Chain Fire Root
CMD – Command \ biasa disebut juga command prompt. Fungsi ini ada pada Windows dan boundary-nya berupa DOS/Mode Text.
CUSROM – Custom ROM
CM – CyanogenMOD | modifikasi Cyanogen Theme.
CWM – ClockWorkMod | aplikasi untuk recovery, sama seperti aplikasi recovery bawaan android. (Tekan Home+Power saat akan menyalakan handheld) Ada juga versi GUI-nya.
CPU – Control Processing Unit | Processor
Cache2SD : metode memindahkan/menyimpan Cache dari ROM ke SDcard
Cupcake : Android versi 1.5

D
DT – DarkTremor | metode untuk memindahkan aplikasi ke SD Card
Donut : Android versi 1.6
E
Ext2/Ext3/Ext4 : filesystem yang digunakan oleh Linux Kernel, seperti halnya
FAT/FAT32/NTFS pada Windows
Eclair : Android versi 2.0/2.1

F
Factory Reset : menghapus semua data, setting, dan aplikasi dari handset Android sehingga kondisinya kembali seperti saat dibeli. Dapat diakses melalui menu Setting>Privacy
FC – Force Close , suatu kondisi dimana aplikasi menutup dengan sendirinya dikarenakan satu dan lain hal
FW – Firmware, kumpulan semua software, system, driver dan file boot yang dibutuhkan untuk menjalankan OS Android
Flash/Sporadic : metode yang dilakukan untuk upgrade/downgrade ROM Firmware
Froyo : Frozen Yoghurt, android versi 2.2

G
GAPPS – Google APPS
GUI – Grafic User Boundary , tampilan aplikasi yang disajikan dalam bentuk gambar (grafis)
GB – Gingger Bread, android versi 2.3
GMS (Google Market Services) : sarana resmi dari Google dimana pengguna dapat mengunduh aplikasi untuk handset Androidnya

H
HS – Home Screen
HH – Hand Held
HC – Honeycomb : Android versi 3.0

I
ICS – Ice Cream Sandwich,android versi 4.0
IMAP : Internet Message Access Protocol, salah satu protocol untuk retrieve email selain menggunakan POP3
I/O : Input/Output

J
JIT – Just In Time
JDK – Java Development Kit

K
Kernel : pengelolaan semua system driver dan sistem I/O sehingga dapat berinteraksi satu sama lain
KANG : Istilah yang digunakan untuk mencuri kekayaan intelektual orang lain dan mengklaimnya sebagai milik Anda. (mis. Saat pengembang menggunakan karya pengembang lain, dan kemudian menerbitkan produk akhir sebagai milik mereka.)

L
LS – Lock Screen

M
Multitouch : sebuah fitur touchscreen yang memungkinkan layar dapat menangkap lebih dari satu input melalui sentuhan

N
Nandroid backup : Backup keseluruhan OS android melalui CWM

O
OPS – Odin Partition Script
OC – Over Clock | menaikkan kemampuan CPU/Prosesor melebihi standarnya.
OTA (Over The Air) : disebut juga dengan Download, suatu proses untuk mendapatkan data secara langsung ke dalam handset Android kita
OS/SO : Operating System / Sistem Operasi

P
POP3 : Post Office Protocol 3, salah satu protocol TCP/IP port 110 untuk retrieve email

 Q

R
RAM – Random Access Memory
ROM – Read Only Memory
RFS – Raw File System
Reboot/Restart : Proses mematikan dan menyalakan handheld secara otomatis
Root : privilege (hak istimewa) user untuk dapat mengakses sistem operasi dari handset Android, biasa disebut dengan “Superuser”. Prosesnya disebut dengan “Rooting” / nge-root

S
SGG – Samsung Galaxy Gio
SDK – Software Development Kit
SD Card – State Disk Card
S2E – Simple2Ext
Safe Mode : dapat diakses dengan menekan tombol Menu + Power untuk melakukan booting handheld secara normal tetapi tanpa registrasi ke Google sehingga aplikasi yg berhubungan dengan Goodle tidak dapat berfungsi (Map, Gmail account, Market, dll)
Soft Reset : mematikan handset dengan cara mencabut baterai
Swap (memory swap) : area di luar memori utama yang digunakan oleh sistem operasi untuk memperbesar kapasitas memori virtual (memori total), sehingga kita dapat menjalankan lebih banyak program/proses dalam waktu bersamaan, dan [sebagian] memori yang dipakai program-program yang sedang tidak dipakai dapat ditukar-tukar dulu tempatnya di swap.

T
TB – Titanium Backup

Terminal Emulator : Aplikasi berbasis text (mode text) pada Linux/Unix. Sama seperti CMD pada Windows.
Tether/Tethering : Berbagi koneksi internet ke perangkat lain. Bisa melalui WiFi, Bluetooth, atau kabel USB.

U

V

W
WIP – Work In Progress
Widget : bisa disebut sebagai aplikasi mini yang bersifat informatif dengan GUI yang memungkinkan user dapat mengakses/berinteraksi pada informasi yang ditampilkan

X

Y

Z

1. ROM (Read Only Memory)
memory tempat menyimpan firmware dan file-file OS

2. firmware
semacam Operating System yang disimpan di ROM yang menjembatani antara device dan aplikasi-aplikasi serta user.
pada android, istilah firmware dan ROM tertukar-tukar, ada juga yg mendefinisikan ROM sebagai sistem utama OS, dan firmware adalah versi dari sistem utama tersebut. misal ROM = android, firmware=2.2.1. sehingga ada istilah stock rom,custom rom

3. stock ROM
sistem resmi yang dibuat oleh produsen device (kumpulan ROM milik samsung dapat dilihat di samfirmware.com)

4. custom ROM
stock ROM yang dimodifikasi oleh developer-developer, salah satu contoh custom rom adalah rom2 yg dikeluarkan oleh cyanogen mod.

menginstall firmware/ROM pada device. biasanya dengan menggunakan tools pada komputer seperti odin. tutorial untuk sporadic dpt dilihat di sini saya rasa untuk sebgaian besar device android caranya sama

6. apk (Android Package)
ekstensi file/jenis file installer aplikasi2 android

7. adb (Android Debug Join)
command line tool pada komputer yang bisa berkomunikasi dengan device atau emulator android atau dengan kata lain menjembatani PC dengan android device via command line. terletak pada folder /platform-tools/ di direktori Android SDK. tutrorial menggunakan ADB dapat dilihat di sini.

8. launcher
tampilan pada layar utama dan app drawer

9. widget
aplikasi yang dapat dimunculkan pada layar utama dan dapat berinteraksi langsung di layar utama (bukan shortcut)

10. live wallpaper
background wallpaper yang dapat bergerak gerak dan terkadang gerakannya tergantung input user (misal sentuhan pada live wallpaper nexus)

11. apps2sd
memindahkan file-file aplikasi dari internal storage ke external storage (sd card) secara manual. temennya >> move2sd enabler *root membuat permanen app yg di instal otomatis masuk ke external. gurunnya >> a2sd GUI, melakukan swap, memindai cache pada internal ke ext, app internal bisa pindah ke partisi ext

12. root
tindakan memberikan akses super user pada pengguna dan aplikasi-aplikasi yang membutuhkan akses super user (misal universal androot). setelah device di-root, akan muncul sebuah aplikasi bernama Superuser. Ada yang berpendapat kalau root akan menghilangkan garansi, tapi ada juga yang berpendapat kalau mau klaim garansi cukup di-unroot atau di flash .

13. download mode
kondisi device yang siap menerima firmware baru. pada device saya, dapat dilakukan dengan menekan tombol volume down + tombol tengah D-pad + tombol power saat device dalam keadaan mati. jenis device yang berbeda memiliki cara yang berbeda pula.

14. recovery mode
kondisi device untuk melakukan recovery apabila terjadi suatu error (misal aplikasi2 penting sering force close). akan muncul pilihan:
wipe data/factory reset = sama seperti factory reset
wipe cache partition = menghapus partisi pada SDCard
reboot system now = restart
apply sdcard/update.zip = untuk mengupgrade firmware lewat file pada SDCard
pada device saya, dapat dilakukan dengan menekan tombol volume up + tombol tengah D-pad + tombol power saat device dalam keadaan mati. jenis device yang berbeda memiliki cara yang berbeda pula.

15. safe mode
kondisi device masuk ke OS dengan jumlah aplikasi minimal yang terload (sama seperti pada OS Windows) pada device saya, dapat dilakukan dengan menyalakan device seperti biasa, lalu menekan tombol tengah D-pad lama sampai terasa getar pendek dan getar panjang saat device masuk ke bootanimation. jenis device yang berbeda memiliki cara yang berbeda pula.

16. bootanimation
animasi pada saat booting, dapat diganti jika sudah mendapat akses super user atau lewat command line adb. kalo mau custom sendiri sebenernya gampang. kesalahan dapat mengakibatkan bootloop. tutrorial mengubah bootanimation dpt dilihat di sini. saya sendiri menggunakan bootanimation di atas dari agan af.wirapraja di post ini

17. framework
tampilan-tampilan dasar pada firmware, seperti battery bar, signal bar, notification bar. dapat dicustom dengan mengedit file framework-res.apk dan twframework-res.apk pada folder /system/framework. tentu saja dengan akses superuser kesalahan dapat mengakibatkan bootloop. salah satu tutorial memodifikasi framework dapat dilihat di sini. hati-hati, DWYOR!!!

18. hard reset
mengembalikannya ke kondisi awal ROM (virgin). cara hard reset pada tiap device berbeda-beda. misal pada samsung dengan kode * 2767 * 3855 #. WARNING!! begitu kode dimasukkan, proses hard reset akan langsung berjalan dan tidak dapat dicancel. hard reset akan mengakibatkan:
menghapus contact,sms,pengaturan2 aplikasi,user accounts,aplikasi-aplikasi yang sudah diinstall oleh user, termasuk root
mengembalikan aplikasi-aplikasi awal ROM
mereset file system

19. factory reset
reset ini hanya akan menghapus app data, setting aplikasi, dan user information. Factory reset dapat dilakukan pada Settings>Privacy> Factory Data. Atau pada device samsung dapat memasukkan kode *#*# 7780 #*#*. Factory reset akan mengakibatkan:
menghapus contact,sms,pengaturan2 aplikasi,user accounts,aplikasi-aplikasi yang sudah diinstall oleh user, termasuk root
tidak mengubah file system (framework, bootanimation, dkk)

20. brick
kerusakan pada android akibat kesalahan sporadic, misal kabel lepas saat di tengah-tengah proses flash, atau pc mati mendadak, atau program sporadic not responding. tandanya adalah device matot alias mati total. solusi: di service atau saya sempat mendapati tools untuk unbrick, cuma belum pernah nyobain

21. bootloop
device melakukan boot terus menerus (berulang-ulang) / terjebak di bootanimation, tidak dapat masuk ke OS. akibat kesalahan sporadic atau ada file milik system yang tidak berjalan dengan baik. bootloop dapat diatasi dengan wipe data & wipe cache partition atau kalau masih bootloop dapat diflash ulang

22. jit(just in time)
dalam android jit semacam tweaking agar procie dan I/O device dapat bekerja maksimal

23. android sdk (software development kit)
tool-tool yang berguna untuk mengembangkan aplikasi di atas android

24. CWM / Clockwork mod
recrovery mode yg sudah di oprek sama developer

25. overclock
menaikan kemampuan prosesor di atas normal (hal hal yg terjadi bervariasi, beberapa tidak mengalamin variasi itu atau tidak ada masalah)

Sumber – Galaxy Mini Community Doc


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar